Showing posts with label project galau. Show all posts
Showing posts with label project galau. Show all posts

Saturday, 7 June 2014

Ambang Batas (Puisi)


Ambang Batas

Aku mengagumimu
Seperti rasa senang remaja menatap idolanya
Seperti rasa gembira kawan bertemu temannya

Aku jelas mengagumimu
Serupa wartawan yang selalu menginginkan berita baru
Serupa ilmuwan yang menginginkan temuan baru

Aku memang benar mengagumimu
Sebesar kekhawatiran ibu terhadap anaknya
Sebesar kepedulian guru terhadap muridnya

Aku mungkin terlalu dalam mengagumimu
Layaknya setia yang menyayangi sahabatnya
Layaknya candu yang mencintai kekasihnya…

Bojonegoro, 7 Juni 2014
19:18

Wednesday, 19 December 2012

Hati yang Merindu


Untuk kamu,
Dari aku, yang masih memikirkanmu
Masih? Ya! Aku masih memikirkanmu
Aku bahkan nyaris selalu memikirkanmu
Entahlah, tahun akan segera berganti
Tapi namamu di hatiku belum tergantikan
Sudah berapa lama kita berpisah?
Tapi bayangmu masih berada di anganku
Sudah sejauh mana kita melangkah pergi?
Aku tak tahu, tapi langkahmu seakan selalu membayangi
Harusnya kini aku bahagia
Tidak, aku bukannya bersedih
Aku punya keluarga yang menyayangiku
Aku memiliki sahabat yang setia mendengar keluh kesahku
Aku berteman dengan orang-orang baik yang mampu menghiburku
Kurang apa lagi?
Bahkan tanpa bertanya aku sangat tahu jawabannya
Satu-satunya yang kurang dari hidupku adalah..
Kamu.
Ya, kamu
Seseorang yang tenang tanpa emosi
Seseorang yang diam tapi mendengarkan
Seseorang yang tak perhatian tapi sebenarnya peduli
Seseorang yang..
Ah, bahkan lembar ini tak ‘kan cukup untuk mendeskripsikanmu
Tapi satu yang pasti,
Kamu adalah seseorang..
Dimana rinduku berlabuh.

Bojonegoro, 18 Desember 2012


Sunday, 27 May 2012

Kamu [Puisi]

---------------------------------------------------------------------

Kamu


 Ketika cinta mengetuk hati
Ketika rindu menyerang jiwa
Kata menjadi penuh makna
Semua rasa adalah bahagia

Ketika cinta perlahan pergi
Rindu tampaknya hanya dusta
Kata tak lagi bermakna
Air mata adalah hal biasa

Ketika aku mengenalmu
Itulah saat dimana
Dimana cinta mengetuk hatiku
Saat rindu menyerang jiwaku

 Ketika kau perlahan pergi
Cintamu tak lagi kurasakan
Rindumu perlahan menguap
Senyumanmu hanya mimpi bagiku

Kamu,
Yang datang lalu pergi
Yang datang dengan tiba-tiba
Dan pergi tanpa permisi

Kamu,
Telah menciptakan kisah indah
Kamu juga,
Telah menorehkan luka yang berbekas

Kamu,
Terima kasih
Untuk segala yang telah kau berikan padaku
Aku,
Yang sepertinya masih mencintaimu :)


---------------------------------------------------------------------

Thursday, 26 April 2012

Menjadi Satu [Puisi]


Menjadi Satu




Terkadang

Kita memang tak sejalan
Tak sepikiran
Tak terbaurkan
Juga tak tersatukan

Tapi selalu ada kala
Dimana kita tak terpisahkan
Selalu bersamaan
Merajut masa depan

Hingga pada akhirnya
Kita saling menyadari
Kita di sini sama memiliki
Persamaan dan perbedaan
Kelebihan juga kekurangan

Dan semua itu
Menjadi sangat bermakna
Jika kita mampu menyeleraskannya
Saat kita bisa mempersatukannya
Satu sama lain sejalan
Beriringan
Menjadi satu
Yang tak akan lekang oleh waktu

Bojonegoro, 19 Maret 2012
Salsabila :)

Saturday, 18 February 2012

Munafik adalah..


Tulisan kacau nan galau hasil karya saya, Indriyanti Agustina Putri, dan Zumrotul Nur Azizah. Dibuat pas zaman kelas 10 dulu.
Selamat membaca :)


**


Munafik adalah ketika kau membuang muka saat dia menatapmu, tapi diam-diam kau juga menatapnya

Munafik adalah ketika kau membeberkan semua kejelekkannya, padahal kau tahu segudang kebaikannya

Munafik adalah ketika kau tahu kau menyukainya tapi kau bersikeras tak mau mengakuinya